Berjalan di area Dairyland Puncak, tawa anak-anak dari Teras Ciliwung terdengar seperti lantunan kebahagiaan yang sulit dilupakan; hangat, spontan, dan penuh rasa ingin tahu. Putri, salah satu peserta, pulang membawa hadiah berupa miniatur truk Fuso setelah memenangkan permainan, dan ekspresi bangganya menjadi simbol kecil dari kepercayaan diri yang tumbuh. Dalam kegiatan ini, anak-anak bukan hanya bermain, tetapi juga menemukan pengalaman belajar yang menyenangkan, mengenal hewan lebih dekat, serta merayakan kesempatan yang mungkin jarang mereka dapatkan.
Pada sesi permainan berkelompok, mereka meneriakkan yel-yel yang pernah mereka susun bersama para mahasiswa sebagai mentor kegiatan di Teras Ciliwung; sebuah momen yang menunjukkan bahwa pembelajaran yang telah terjadi tidak hilang, tetapi melekat dan bisa berkembang di ruang baru. Kegiatan dongeng dan pertunjukan sulap semakin memperkaya suasana, menumbuhkan imajinasi dan rasa ingin tahu mereka. Semua rangkaian aktivitas ini secara perlahan membangun tumbuh kembang emosional, mental, sekaligus sosial anak-anak melalui bermain yang terstruktur dan interaktif.
Kehadiran anak-anak Teras Ciliwung dalam kegiatan We Care We Share yang diinisiasi Fuso Krama Yudha Tiga Berlian bukan hanya bentuk undangan rekreasi, tetapi juga wujud nyata kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan anak Indonesia. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kesempatan belajar, ruang bertumbuh, dan akses pengalaman positif adalah hak yang selayaknya dimiliki semua anak. Melalui dukungan berbasis empati, kebersamaan, dan edukasi yang relevan, harapan pun dirajut; bahwa masa depan mereka dapat dibangun lebih cerah dari hari ini.
Walking through the Dairyland Puncak area, the laughter of children from Teras Ciliwung echoed like a melody of joy: warm, spontaneous, and full of curiosity. Putri, one of the participants, went home proudly carrying a miniature Fuso truck she won during a game, and her expression became a small but meaningful symbol of growing confidence. In this activity, the children were not only playing, but also discovering joyful learning experiences, connecting with animals, and celebrating opportunities they may not encounter often.
During one of the group activities, the children enthusiastically chanted cheers they had previously created with university student mentors at Teras Ciliwung; a moment that showed learning does not disappear, but grows and adapts in new spaces. Storytelling sessions and magic performances enriched the atmosphere, sparking imagination and curiosity. Every activity gently nurtured their emotional, mental, and social development through structured, playful learning.
The presence of Teras Ciliwung children in the We Care We Share program initiated by Fuso Krama Yudha Tiga Berlian was not just an invitation to have fun, but a real expression of collaboration and care for the future of Indonesian children. This experience serves as a reminder that access to learning, safe spaces to grow, and meaningful exposure to new environments are rights every child deserves. Through empathy, shared responsibility, and relevant educational approaches, hope is woven—hope that their future can be brighter than today.
