Ahu Kartini (Aku Kartini)
Wikan Satriati
Fanny Santoso
Batak Toba
Meskipun banyak gadis di kampungnya yang tidak bisa bersekolah, Kartini beruntung bisa mengenyam pendidikan karena ayahnya adalah seorang bupati. Namun, ketika ayahnya mengatakan bahwa ia tidak perlu bersekolah tinggi lagi, Kartini menolak menyerah, lalu ia melanjutkan pembelajaran secara mandiri melalui buku dan mengajarkan keterampilannya kepada teman-temannya.